Jumat, 17 Mei 2019

INI PLAGIAT!


Setelah lama tidak menulis di dalam blog, tepatnya sejak tahun 2014, akhirnya saya berkeinginan untuk menulis lagi dengan mengambil langkah pertama : menghapus semua tulisan saya yang lalu ... HA HA HA!
Yah walaupun tidak ada yang baca, it's okay.
Suatu saat nanti bakal ada orang-orang di luar sana yang pay attention terhadap tulisan saya. Amiin

Resah dengan aksi yang sering diluncurkan sebagian orang tak bertanggung jawab, yaitu menjiplak karya orang lain, rasa-rasanya saya sampai detik ini merasa tidak aman untuk mempublikasi tulisan-tulisan saya yang saya anggap 'penting'.

Well, semua tulisan saya penting sih. Masa karya sendiri gak penting? Ya, gak? Tapi untuk saya pribadi, setiap tulisan yang saya ciptakan mempunyai levelnya masing-masing. Ada yang saya anggap sangat penting, ada yang saya anggap penting saja.
Tulisan yang 'penting saja' ini saya coba untuk publikasi, baik di platform menulis seperti blogspot atau facebook. Kalau ada yang jiplak? Ya mau bagaimana lagi? Tulisan saya pernah saya dapati beberapa kali dijiplak oleh orang lain tanpa mencantumkan nama saya selaku pencipta tulisan tersebut.

Sakit gak sih? Kayaknya.
Peraturan negara kita pun masih lemah kalau ngomong soal klaim bebas hak cipta.

Maksud dari bebas hak cipta di sini adalah si pencipta tulisan tidak melisensikan tulisannya ke lembaga terkait perihal lisensi dan hanya sekadar share/go public karya tulisnya disebuah platform terutama media sosial

Bisa sih kalau klaim, tapi hanya untuk karya-karya yang sudah dilisensikan terlebih dahulu seperti buku cetak.
Kalau tulisan yang hanya dibagikan lewat internet tanpa adanya lisensi seperti itu? Sulit tentunya.
Bukan salah peraturan negara, bukan juga salah kita selaku pencipta tulisan.
Ini persoalan moral dan tingkat kesadaran diri.

Menyinggung pelaku plagiarisme bukanlah semata-mata personal saja, namun ada juga tuh penulis berita alias wartawan. Saya tidak merendahkan suatu profesi, hanya saja yang terjadi di lapangan sudah seperti itu.

Satu kata dari saya, "Resah".
Udah, itu saja.
Tulisan ini berantakan tapi semoga saja dapat dipahami.

What i must to do?
What we must to do?

Oh ya, satu lagi. Tulisan saya hanya sekadar curhat doang. Tidak ada solusi atas apa yang saya tuliskan di sini karena ... ya saya sendiri bingung.

Tidak ada komentar: